- Welcome to Indonesia Tennis Online - Selamat Datang di Dunia Maya Tenis Indonesia -Indonesia Tennis, the place for all information about Tennis in Indonesia, promotes tennis for Indonesians and international tennis community in Indonesia. Emphasizing in supporting children and youngsters to achieve the best they can be in tennis sport and academy as well, in entering tennis global community for a better future in harmony.
|
| Mark Ginting Membuat Kejutan di Shepparton |
| Written by In Tennis | |||
|
IndonesiaTennis. Shepparton 4 Januari 2010. Mark Ginting, satu satunya peserta Indonesia yang masih tersisa di partai tunggal, membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan 2 di turnamen ini, yang menjadi kejutan terbesar hari itu seperti diberitakan Koran setempat "Shepparton News", dengan judul: "Ginting fights back to cause an upset" setelah tertinggal 2-6 pada set pertama dan bermain cerdik pada set kedua hingga unggul 7-5 dan menundukkan lawan yang memiliki pukulan keras dan konsistensi tinggi ini pada set ketiga 6-2, diatas lapangan rumput yang merupakan pengalaman pertama bagi Marki (panggilan akrabnya), dan kemenangan ini berlanjut pagi ini dengan menundukkan unggulan 13 untuk masuk ke perempatfinal.
Sementara peserta dari Indonesia lainnya masih melaju di ganda, sedangkan Marki yang berpatnerkan petenis setempat harus menderita kekalahan meski dengan angka yang sangat ketat dalam set penentuan Super Tiebreak (10 poin). Seperti telah diberitakan sebelumnya, nuansa keakraban dan sportifitas terasa sangat tinggi diturnamen Grass Court ini, hal ini terbukti dengan tidak adanya percekcokan terjadi dilapangan, bahkan pengawas yang hanya 1 orang pertiga atau 4 lapangan, terlihat cukup santai serta petugas turnamen sangat ramah terhadap kontingen Indonesia maupun lainnya, ditambah lagi liputan harian setempat telah memberitakan kehadiran tim Indonesia sejak edisi 1 Januari dan memuat berita seperti diatas dan menampilkan photo Joshua Ginting hampir 1/3 halaman berwarna, yang memang dalam pose yang cukup eksotis dan stylist.
Pagi ini merupakan malam pertama bagi tim Indonesia bergabung dan tidur dengan tim Albury dengan sekitar 30 petenis putra dan putri, dan sambutan tim tsb yang dikomandoi oleh Phil Shanahan, terasa sangat akrab, tulus dan mengharukan ditengah kesehajaan fasilitas "standar Australia". Tim Albury ini dapat menjadi contoh sebuah tim tenis akademi modern namun dilakukan dengan profesional dan penuh kecintaan, yang tidak pernah dialami sebelumnya baik di Indonesia maupun di negara lain yang telah dikunjungi IndonesiaTennis.
Phil Shanahan yang adalah kemenakan kandung petenis putri legenda Australia, Margaret Courts dengan 52 gelar Grandslam, yang juga namanya telah diabadikan di salah satu Stadium Tennis di Melbourne Park, tempat Australian Open digelar, mengatakan bahwa dia memang membuat program yang dapat memampukan banyak petenis berbakat tidak terhambat oleh mahalnya biaya mengikuti turnamen diluar kota. Kepercayaan orang tua petenis asuhannya tercermin dari hanya 1 orang tua petenis dari 30 petenis mulai KU12 yang mengikuti tour ini.
Suasana "Bangsal" Shepparton Sport hall dan tidur didalam Sleeping bag Phil yang dibantu oleh 4 assitennya, tertib mengikuti dan membuat laporan setiap pertandingan anak didiknya, serta membuat aturan yang akrab namun tertib, terbukti jam 10.00 malam, sesuai jadwal, lampu dipadamkan dan jam 6.00 pagi semua dibangunkan, serta jam 6.45 setelah sarapan "cereal + susu" semua anggota tim termasuk tim Indonesia berangkat dengan bus kontingen mereka dan beberapa yang tertinggal, diangkut dengan kendaraan pribadi para asisten pelatih. Menurut Phil sendiri, turnamen adalah tempat belajar yang paling berharga dan patner bagi setiap pelatih, sehingga dia secara khusus merencanakan tour ke negara lain dengan sebelumnya mengadakan "Fund rising" untuk itu, dan untuk tahun 2011, ada rencana tour salah satunya Amerika Serikat dan IndonesiaTennis mengajukan diri menjadi salah satu bagian dari anggota tour tsb, karena kemasan tour yang diprakarsai oleh Pelatih tenis senior Australia ini pasti tidak akan terlalu mahal biayanya.
Tim IndonesiaTennis sendiri, sejak diperkenalkan malam tadi, telah sempurna membaur dilapangan ketika pemanasan dilakukan pagi ini dan sangat terasa diperlakukan menjadi tamu kehormatan bagi tim Albury yang ramah dan baik hati ini, dan merupakan pengalaman sangat berharga yang pantas dikenang seumur hidup. Di turnamen Albury NSW yang berkelas GOLD, setingkat dibawah tiga Kejuaraan Nasional Australia dengan kelas Platinum, (Clay Court, Hard Court dan Grass Court) disusul turnamen Wodonga VIC (Bronze sama dengan kelas turnamen di Shepparton ini), yang walaupun beda negara bagian berjarak berdekatan (10 km), tim Indonesia akan dijamu dirumah keluarga petenis serta disediakan kendaraan antar jemput, dan menurut Phil kehadiran tim Indonesia akan diekspos sehingga kehadiran tim ini dapat menjadi sebuah image positif bagi kedua negara, khususnya di tenis dan Albury Tennis Club dan ini menjadi tim Indonesia pertama yang pernah bermain dikedua kota kecil yang terletak diantara 2 kota besar Australia, Melbourne dan Sydney ini. Fasilitas yang akan dinikmati tim dari Indonesia ini akan berlanjut dengan tiket cuma cuma untuk 3 hari di Australia Open 2010 serta terlebih lagi telah terjalinnya sebuah keakraban yang tulus dinegara berpenduduk sekitar 25 juta ini serta makmur dan maju pertenisannya dan menjadi salah satu dari 4 negara didunia yang menyelenggarakan Grandslam di tenis. Dengan jalinan ini, diharapkan beratnya proses peningkatan prestasi petenis Indonesia dapat menjadi sedikit lebih ringan melalui interaksi pengalaman di Australia, yang masih berisi sejumlah petenis dan pelatih kelas dunia.
|
Australia Tennis Wonder




.jpg)





