- Welcome to Indonesia Tennis Online - Selamat Datang di Dunia Maya Tenis Indonesia -Indonesia Tennis, the place for all information about Tennis in Indonesia, promotes tennis for Indonesians and international tennis community in Indonesia. Emphasizing in supporting children and youngsters to achieve the best they can be in tennis sport and academy as well, in entering tennis global community for a better future in harmony.
|
| PERSIAPAN "GUBERNUR DKI CUP TERTUTUP 2009" KISRUH |
| Written by In Tennis | |
|
Setelah menghubungi Pelti DKI mengenai eksistensi turnamen ini, maka terungkap terjadinya sejumlah kekisruhan dalam persiapan penyelenggaraan turnamen yang digelar mempertandingkan 4 Tim antar Wilayah 5 Kota dengan 2 Tim Putra/i Umum dengan batasan umur 25 tahun (Kelahiran 85) dan 2 Tim Putra/i Yunior dengan batasan umur 16 tahun (Kelahiran 94). Bahkan untuk wilayah Jakarta Selatan, yang selama ini dikoordinir oleh Suharyadi, Ketua Peng Kot Pelti Jakarta Selatan, yang juga suami mantan ratu tenis Indonesia Yayuk Basuki, ternyata kali ini tidak bersedia mengkoordinir tim untuk wilayah Jakarta Selatan, sehingga sampai berita ini ditulis, tim Jakarta Selatan belum terbentuk sama sekali. Hal yang sama kelihatannya terjadi juga untuk wilayah Jakarta Pusat, sehingga sejumlah atlit yang tahun lalu mewakili Jakarta Pusat belum dihubungi oleh koordinatornya, bahkan terbetik khabar bahwa dana untuk itu belum turun dari Sudin Jak Pus, Jak Sel serta Jak Tim. Sulitnya mencari informasi dari Pengda Pelti DKI, menyebabkan IndonesiaTennis menghubungi Murdayani yang diketahui menjadi koordinator dari Sudin Olahraga dan Pemuda Jakarta Selatan. Dari wanita yang mengaku telah 30 tahun mengurus olahraga di DKI ini, diperoleh konfirmasi mengenai kekisruhan persiapan tim Wilayah Jakarta Selatan, yang bermula dari pengurusan Surat Rekomendasi eksistensi "Yayuk Basuki Tennis Academy" (YBTA) yang ditolak oleh Kasudinpora Jaksel yang sebetulnya merupakan masalah kecil, namun karena Kasudin baru ini bukan datang dari latar belakang olahraga, maka terjadilah hal tsb yang dirasa cukup merugikan "YBTA".
Memang sistim pemilihan tim wilayah, dari tahun ke tahun tidaklah jelas, cukup asal tunjuk tanpa adanya sistim seleksi dan terbentuknya tim sangat tergantung pada selera koordinator yang ditunjuk oleh Sudin. Sementara untuk mencari informasi melalui website Dispora, juga tidak menghasilkan apa apa mengenai masalah ini. Hal serupa terjadi juga untuk Porda DKI yang juga rencananya akan digelar bersamaan dengan Gubernur Cup Tertutup 2009 ini. Tanpa sistim seleksi dan informasi yang jelas, maka akan terjadi banyak hal hal yang merugikan pengembangan prestasi olahraga pada umumnya, termasuk tenis, hanya menguntungkan segelintir aparat pengelola anggaran dan kroninya.
|
Australia Tennis Wonder



IndonesiaTennis. Jakarta 8 Desember 2009. Informasi adanya turnamen Gubernur DKI 2009 Tertutup yang rencananya akan digelar mulai 14 Desember 2009 di Lapangan Tenis Puri Indah Jakarta Barat minggu ini diperoleh IndonesiaTennis dari beberapa petenis yunior yang dihubungi oleh koordinator tim wilayah kota, dan sejumlah orangtua petenis yunior berprestasi merasa cukup heran bahwa sangat sedikit informasi yang diumumkan oleh panitia, termasuk Pelti DKI, sehingga IndonesiaTennis yang dihubungi para orang tua juga hampir tidak memiliki informasi soal eksistensi turnamen ini.


