- Welcome to Indonesia Tennis Online - Selamat Datang di Dunia Maya Tenis Indonesia -Indonesia Tennis, the place for all information about Tennis in Indonesia, promotes tennis for Indonesians and international tennis community in Indonesia. Emphasizing in supporting children and youngsters to achieve the best they can be in tennis sport and academy as well, in entering tennis global community for a better future in harmony.
|
| Martina Widjaja Menginginkan 1000 Turnamen di Indonesia |
| Written by IndonesiaTennis | |||
![]() Soebronto Laras melakukan pembukaan master Bintang Series - Commonwealth Bank Master 2008. Pertemuan dibuka oleh Soebronto Laras, Sek Jen PP Pelti dengan menjelaskan kondisi operasional PP Pelti yang memang banyak dikeluhkan bukan oleh masyarakat pertenisan Indonesia saja, melainkan oleh masyarakat pertenisan Internasional yang banyak berhubungan dengan PP Pelti, hal tsb terjadi karena lemahnya SDM yang ada serta kecilnya renumerasi yang mampu diberikan oleh PP Pelti, karena keterbatasan dukungan keuangan yang ada, yang harus didukung secara pribadi oleh Martina Widjaja dan Soebronto Laras dalam jumlah cukup besar setiap tahun. Memang harus diakui untuk menggerakkan organisasi olahraga nasional seperti PP Pelti dengan aktif, pastilah membutuhkan dana operasional yang cukup besar, terlebih bila pelaksana pengelolanya tidak cukup mampu untuk meningkatkan nilai tambah atau memanfaatkannya secara effektif anggaran atau program yang ada. Sebagai gambaran, seperti ditulis dalam artikel lain sebelumnya, sebuah Peng Prov di Kalimantan menghabiskan dana operasional 2 milliar rupiah untuk 5 tahun pada kepengurusan periode sebelumnya, namun tidak terlihat kegiatannya didalam menggerakkan pertenisan disana, dan diduga banyak pengeluaran tsb tidak bisa dipertanggung jawabkan, seperti yang disinyalir oleh pengurus sekarang. Hal seperti ini terjadi hampir merata diseluruh Indonesia, sehingga adalah menjadi tugas setiap masyarakat tenis untuk turut secara aktif mengawasi dan membantu kinerja Pelti di daerah masing masing, demi peningkatan pertenisan ditanah air. Martina Widjaja dalam kesempatan tsb menyampaikan dukungannya untuk dapat digelar ribuan turnamen di Indonesia, karena dia percaya turnamen adalah merupakan salah satu ujung tombak dari pembinaan tenis. Untuk itu Martina menyatakan dukungannya bagi mereka yang mampu membuat kegiatan pertenisan menjadi kegiatan bisnis yang menguntungkan sepanjang mengikuti aturan yang ada atau membuat aturan yang lebih baik dan tidak menyimpang dari ITF, sehingga industri tenis dapat tumbuh serta berkembang, meski dia mengakui pesimistis pertunjukan pertandingan untuk Jakarta, namun ada potensi untuk daerah. Untuk itu IndonesiaTennis yang juga memiliki visi yang sama, meminta agar dibuatkan Referee lokal, sehingga biaya membuat turnamen didaerah menjadi lebih murah, dan hal ini sejalan dengan pemikiran Ketua Bidang PP Pelti Johannes Susanto yang dikenal sangat aktif didalam mendorong penyelenggaraan turnamen, termasuk penyelenggaraan Bintang Series. Dalam kesempatan tsb, Johannes Susanto menyampaikan kepada indonesiaTennis bahwa SK TDP Bintang Kemerdekaan (Jakarta 9) sudah disetujui dan merupakan satu satunya di TDP Yunior di Jakarta pada minggu tsb, hal tsb menjawab pertanyaan IndonesiaTennis bahwa dalam Kalender TDP 22 Juli 2009 seperti yang dapat dilihat di website Sekolah Tenis KTC, masih ada terdapat nama turnamen lain peniru Bintang Series disitu.. IndonesiaTennis menyarankan untuk menghindari kebingungan umum mengenai Kalender TDP yang tidak teratur penerbitannya serta tidak ditampilkan di website resmi PP Pelti, agar dapat ditampilkan secara permanen di website resmi PP Pelti untuk diketahui masyarakat luas dan mengurangi kebingungan. Ketua Umum yang dikenal dengan sifat yang sangat protective terhadap kesalahan staff dan orang orang didekatnya ini, kali ini mampu melihat IndonesiaTennis secara positif dan akan mengarahkan agar administrasi yang ada lebih transparan lagi, sehingga adil bagi semua pihak. Hal tsb membuat suasana dialog tsb terasa bersahabat, suasana ini sesuai dengan motto yang diluncurkan pada PON Tenis 2009 baru lalu, dan diucapkan lagi pada kesempatan tsb: "Bersatu Untuk Prestasi". Untuk itu IndonesiaTennis menyampaikan penghargaannya atas kesedian waktu Ketua Umum dan Sek Jen PP Pelti ini, membahas surat tsb serta membantu memecahkan persoalan yang ada, seperti yang disampaikan oleh Harmony Ginting dalam kesempatan tsb. IndonesiaTennis dalam kesempatan tsb juga mengajukan rencana program baru dalam penggelaran turnamen pembinaan untuk kelompok yunior lanjut, seperti telah ditulis dalam artikel "Bintang Pro Series" Langkah Tahap Berikutnya. IndonesiaTennis mengajukan turnamen TDP Pro dengan draw kecil (8), namun ditegaskan oleh Martina, bahwa turnamen TDP harus dengan draw minimal 16 dan harus bersifat Open, seperti juga ikut ditegaskan oleh Aga Soemarno. IndonesiaTennis tentu akan mensiasati agar turnamen yang memang sangat dibutuhkan ini dapat terlaksana mengikuti semua aturan yang ada namun tetap effektif dan mandiri, demi pembinaan prestasi tenis yang lebih terjangkau masyarakat banyak.
|
Australia Tennis Wonder
8; 10; 12; 14; Yunior B&G
Single & Consolation
Info:
SMS: 0855-1130-787
Hotline: 021-964-876-22 (Esia)
Ph: 021-7152-5821*
Fax: 021-723-7923
Email: info@indotennis.com
No Rek:
Atas Nama: David Harlingan
Mandiri 070-00-10111990
BCA: 6080-289-616
V
V
Pati, 26 - 29 Maret 2009
Denpasar, 17 - 19 April 2009
Pontianak, 20 - 24 Mei 2009
JAKARTA 8 Junior 2009
Senayan, 5-7 Juni 2009:
CLAY GRANDSLAM Junior 2009
Senayan, 27 Juni - 5 Juli 2009:
KEMERDEKAAN Junior 2009
Senayan, 15-17 Agust 2009:
KETUPAT Junior 2009
Senayan, 02-04 Oktober 2009:
Transportation Main Sponsor


MASTER BINTANG JUNIOR 2008





