- Welcome to Indonesia Tennis Online - Selamat Datang di Dunia Maya Tenis Indonesia -Indonesia Tennis, the place for all information about Tennis in Indonesia, promotes tennis for Indonesians and international tennis community in Indonesia. Emphasizing in supporting children and youngsters to achieve the best they can be in tennis sport and academy as well, in entering tennis global community for a better future in harmony.
|
| SELEKNAS KU 16 MENGALAMI PENYESUAIAN |
| Written by In Tennis | |||
|
IndonesiaTennis. Jakarta 29 Januari 2010. Keluarnya Surat Keputusan PP Pelti No: 021/K.Bin/I/2010 yang ditandatangani Danny Walla, Ketua Bidang Pembinaan Yunior PP Pelti hasil rapat antar bidang 27 Jan 2009 lalu, telah menghangatkan iklim pertenisan yunior Indonesia, dengan dimajukannya secara mendadak Seleknas KU 16 akibat perubahan/penurunan status tim Davis Junior Indonesia yang selama ini masuk di Grup Qualifying Asia Oceania, menjadi masuk di Grup Pre Qualifying yang pelaksanaannya 22 Pebruari 2010 di Kolombo, sebetulnya sejak 26 Nopember 2009 telah diumumkan ATF/ITF di websitenya, namun luput dari pengamatan pihak yang bertanggung jawab di PP Pelti. Pihak Pelti sendiri mengaku baru menerima pemberitaan beberapa hari yll, namun semestinya pihak yang bertanggung jawab menangani komunikasi dengan pihak ITF/ATF telah menerima News Letter ATF /ITF Oktober 2009 dan juga dapat secara aktif menanyakan atau mencari tahu posisi tim Indonesia paska gagalnya pencapaian tim Davis Junior Indonesia yang dipimpin oleh Christian Budiman di Shepparton Australia 15-20 April 2009 yll diposisi 14 dari 15 peserta. Melihat gencarnya protes para orang tua, langsung ke Pelti maupun melalui Forkopi, Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti Johannes Susanto yang bertanggung jawab menyelenggarakan pertandingan Seleknas KU 16 ini, setelah berkonsultasi dengan Ketua Bidang Pembinaan Yunior Danny Walla dan Ketua Umum Martina Widjaja, berinisiatif menyelenggarakan pertemuan pembahasan penyelenggaraan Seleknas KU 16 ini yang semula diputuskan untuk Putra dan Putri 2-7 Pebruari 2010 di Kemayoran Jakarta dengan mengundang Forkopi dan sebagian orangtua yang memiliki keberatan atas keputusan tsb.
Proses seleksi peserta dan jumlah peserta Putra semula 8 peserta + 2 cadangan, sementara peserta Putri 10 peserta + 2 cadangan sesuai keputusan tsb menjadi salah satu sorotan peserta pertemuan, disamping jadwal Seleknas Putri yang sebetulnya tidak harus dimajukan dari rencana semula 1-7 Maret 2010. Penyatuan Seleknas KU 16 yang dimajukan ini dibuat didasarkan oleh effesiensi penyelenggaraan dan keterbatasan dana penyelenggaraan dari PP Pelti, namun dirasakan sangat merugikan persiapan peserta seperti yang disampaikan oleh 2 pelatih nasional, Deddy Prasetyo dan Roy Morison yang juga hadir dalam pertemuan tsb.
Setelah dilakukan dialog yang positif dengan tujuan mencari solusi terbaik, maka disepakati Seleknas KU 16 Putri diundur kerencana semula dengan ketentuan tidak disediakan Wasit dan Pemungut bola, baik untuk pertandingan Putri dan Putra yang pertandingannya tetap diselenggarakan 2 Pebruari 2010 Selasa ini di Kemayoran. Juga disepakati untuk menyamakan kuota peserta Putri dan Putra menjadi 10 + 2 cadangan dan diterimanya konfirmasi berhalangnya salah satu peserta Putra, Gavin Pranata untuk mengikuti Seleknas ini, sehingga ditentukan bersama tambahan 3 peserta terbaik dari PNP yang ada. Daftar Peserta Seleknas KU16 Putra 2010: 1. Wisnu Adi Nugroho (Jateng)
Juga Forkopi dimintakan untuk mengajukan usulan penentuan peserta KU16 Putri yang secara praktis akan diseleksi ulang, karena diketahui ada petenis putri yang berprestasi dan peringkat ITF yang tinggi tidak terdata oleh Pelti karena saat ini bermukim di Australia, dan seleksi akan menggunakan sistim seleksi baru yang rencananya akan dibakukan untuk tahun tahun berikutnya.
|
Australia Tennis Wonder








